Jumat, 09 Juli 2021

Luka yang Indah

 



Luka yang Indah


Sang Mentari tak pernah membenci awan

Yang dengan semena-mena menutupi sinarnya yang hangat

Siang pun tak pernah sakit hati dengan malam

Mengusir terang dengan kegelapan

tanpa kompromi


Begitupun aku padamu

Berulang kali kau torehkan luka

Lagi..lagi..dan lagi..

Mungkinkah otakku terlalu bebal

Untuk merasakan apa itu sakit hati

Atau jangan-jangan cintaku yang telah membuta


Luka ini terlalu indah untuk ditangisi

Biarkan tetap menganga, dan berdarah

Setidaknya engkau telah memberiku tanda

Bukti bahwa aku ini ada

Walau kau tandai itu dengan luka


Biarkan kupeluk mesra luka ini

Kan kubawa sembari menari

Karena yang ku tahu

Cintaku mengalahkan rasa luka itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Malang dan Rindu yang Bersemi

Malang dan Rindu yang Bersemi Widya Arema Jeda waktu antara kopdar ketiga penulis KBMN menuju kopdar keempat terasa begitu panjang hingga ta...